Potret Anak Jalanan Indonesia Kita Tercinta

Anak jalanan termasuk dalam katagori “anak terlantar” atau “anak tidak mampu” yang selayaknya mendapat pengasuhan dari negara. Sebagian besar anak jalanan memang merupakan korban dari penelantaran orang tua. Secara umum UU yang disebutkan sebenarnya sudah cukup memadai untuk digunakan dalam upaya perlindungan anak-anak jalanan.

Sekolah di Indonesia Untuk Siapa???

Lalu sekolah dengan taraf internasional ini menjadi milik siapa? Bagi yang mampu? Padahal tertulis dalam konstitusi/UUD kita, dalam pasal 31 ayat 1 tertulis bahwa “Setiap warga negara berhak mendapat pendidikan” lalu beberapa pasal lain yang menjamin tidak ada diskriminasi dalam bentuk apapun sebagaimana disebutkan dalam Pasal 28 butir I ayat (2).

Menyeberangi Sungai ke Sekolah Setiap Hari

Endang (kiri) guru honorer SMP Terbuka Batuhideung 4 memandu puluhan siswa nyamenyeberang iSungai Cipatujah, DukuhHandap, DesaBatuhideung, Kecamatan Cimanggu, Pandeglang, Banten, ketika menuju ke sekolah mereka yang berjarak lima kilometer.

Amankah makanan jajanan anak sekolah di Indonesia?

Temuan baru mengungkapkan bahwa jenis jajanan yang sering dikonsumsi oleh anak-anak sekolah adalah lontong, otak-otak, tahu goreng, mie bakso dengan saus, ketan uli, es sirop, dan cilok. Berdasarkan uji lab, pada otak-otak dan bakso ditemukan borax, tahu goreng dan mie kuning basah ditemukan formalin, dan es sirop merah positif mengandung rhodamin B.

Tiga Balita di Majalengka Menderita Gizi Buruk

Ismawati (19 bulan), Naila (21 bulan) dan Hana usia satu tahun warga Desa Argasari, kecamatan talaga, Kabupaten Majalengka yang dinyatakan sebagai penderita gizi buruk ternyata diantara mereka juga menderita bocor jantung, bronkopeunomia, susvs VSD (Vertikel Seftal Defe), anemia gravis serta gangguan saraf otak.

12345

Lembaga Perlindungan Anak Jawa Barat

1.  Mempengaruhi pembuat keputusan dan praktisi untuk mengambil tanggung jawab yang lebih besar terhadap hak-hak anak.
2.  Mendorong untuk memberi penghargaan terhadap pandangan anak.
3.  Meningkatkan kesadaran hak anak pada anak dan orang dewasa.
4.  Mengupayakan semaksimal mungkin agar anak mempunyai cara yang efektif untuk membela diri ketika haknya dilanggar.

Pengertian anak menurut pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, yang dimaksud anak menurut undangundang tersebut adalah seseorang yang belum berumur 18 (delapan belas) tahun termasuk anak yang masih dalam kandungan 1.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 1979 Tentang Kesejahteraan Anak, pada bab I ketentuan umum pasal (1) poin (2). Yang dimaksud anak adalah seseorang yang belum mencapai umur 21 (dua puluh satu) tahun dan belum kawin.

Sedangkan pengertian anak menurut pasal 1 ayat (5) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia (HAM), anak adalah setiap manusia  yang  berusia  di   bawah  18  tahun  dan  belum   menikah,  termasuk   anak  yang   masih  dalam   kandungan apabila hal tersebut adalah demi kepentingannya Meskipun banyak rumusan mengenai batasan dan pengertian anak, namun pada prinsipnya perbedaan tersebut mempunyai implikasi yang sama yaitu memberikan perlindungan pada anak.

Peran LPA Jabar:
1.    Lembaga pemantau implementasi hak anak.
2.    Lembaga informasi mengenai permasalahan dan penanganan perlindungan anak.
3.    Lembaga pengaduan dan rujukan perlindungan anak.
4.    Lembaga pendidikan dan pelatihan perlindungan anak.
5.    Lembaga advokasi dan lobby.
6.    Lembaga kajian kebijakan.
Sasaran LPA Jabar sesuai dengan program kerja yang telah ditetapkan, ditujukan pada :
  • 1. Seseorang yang belum berusia 18 tahun, termasuk anak yang masih dalam kandungan

2. Pemerintah / instansi-instansi terkait.

3. Masyarakat.
Mengingat LPA Jabar adalah suatu organisasi sosial yang nirlaba, maka diperlukan dukungan dana dari berbagai pihak.
Sumber dana diperoleh dari : Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah Propinsi Jawa Barat, Pihak Swasta, Perorangan serta Organisasi Internasional Penyandang Dana.

Visi:

Mewujudkan tatanan kehidupan yang mampu mencegah terjadinya pelanggaran terhadap hak anak serta  memajukan dan melindungi anak dan hak-hak nya.


Misi:

*Melindungi anak dari setiap orang dan atau lembaga yang melanggar hak-hak anak.

     *Mengembangkan partisipasi keluarga dan masyarakat untuk mencegah terjadinya   pelanggaran hak-hak anak.

Program Kerja LPA Jabar

1. Sosialisasi dan Diseminasi

Sosialisasi ditujukan untuk menggugah kesadaran serta menumbuhkan pemahaman tentang hak-hak anak yang tercantum dalam Konvensi Hak Anak (KHA) serta berbagai peraturan lainnya yang berkaitan dengan anak.

Diseminasi ditujukan untuk menyebarluaskan berbagai temuan, kasus-kasus pelanggaran maupun implementasi peraturan perundangan yang berkaitan dengan hak-hak dan perlindungan anak. Tujuan akhir diseminasi adalah menggugah kesadaran dan menumbuhkan pemahaman pihak-pihak terkait khususnya dan masyarakat pada umumnya tentang hak-hak dan perlindungan anak.

2. Jaringan Kemitraan

Untuk melakukan berbagai upaya perlindungan anak diperlukan kemitraan dengan berbagai pihak terkait. Jaringan kemitraan diharapkan dapat melaksanakan fungsi-fungsi yang saling berkaitan, antara lain mekanisme koordinatif, mekanisme rujukan dan sistem sumber yang berfungsi untuk menggalang kebersamaan dan keterpaduan atas aneka kegiatan perlindungan anak yang dilaksanakan berbagai unsur masyarakat guna penanggulangan masalah  perlindungan anak yang lebih terpadu.

Kemitraan merupakan salah satu unsur yang sangat menunjang keberhasilan organisasi, oleh karena itu LPA Jabar menjalin kemitraan dengan : Lembaga Legislatif, Instansi Pemerintah Lembaga Swadaya Masyarakat, Organisasi Sosial, Lembaga Pendidikan, Organisasi Profesi, Media Massa, Dunia Usaha, Perorangan, serta Organisasi Internasional.

3. Advokasi

Advokasi merupakan salah satu piranti gerakan perubahan sosial yang lebih besar dan secara menyeluruh, melalui jalur, wadah dan proses demokrasi perwakilan yang ada. Sasaran advokasi tertuju atau terarah pada kebijakan - kebijakan publik, dengan asumsi bahwa perubahan yang terjadi pada satu kebijakan tertentu akan membawa dampak positif atau paling tidak sebagai titik awal dari perubahan-perubahan yang lebih besar secara bertahap maju.

Advokasi tidak hanya berarti membela, tetapi juga bisa berarti memajukan atau mengemukakan. Dengan kata lain juga berarti berusaha menciptakan yang baru, melakukan perubahan secara terorganisir dan sistematis.

4. Capacity Building

Dalam rangka penguatan kelembagaan, berbagai upaya perlu dilakukan diantaranya melalui kegiatan pelatihan-pelatihan yang bertujuan untuk peningkatan kemampuan pelaksana dalam penanggulangan masalah - masalah perlindungan secara optimal.

5. Monitoring Perlindungan Anak

Monitoring Perlindungan Anak yang Berbasis Masyarakat merupakan aktivitas untuk menemukan permasalahan pelanggaran hak anak dalam kasus-kasus individu, kelompok atau masyarakat secara langsung ataupun secara tidak langsung (misalnya; melalui media). Data dan informasi yang diperoleh akan menjadi bahan masukan untuk sosialisasi, advokasi, jaringan kemitraan serta capacity building.

klik untuk ke akun fb LPA JABAR
klik untuk ke situs web KOMNASPA
klik untuk ke situs web KPAI

Lokasi Kantor LPA Jabar

Yang sedang berkunjung

We have 7 guests and no members online

Pemerintah Dinilai Kurang Peduli Anak Terlantar

anakterlantarINILAH.COM, Bandung - Sekretaris II Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Jabar Yusi Riska Yustiana menilai perlindungan pemerintah kepada anak-anak terlantar karena berbagai kondisi baik ekonomi maupun sosial, masih minim.

"Coba saja kita lihat panti asuhan milik masyarakat, jauh lebih banyak dibandingkan dengan yang dimiliki pemerintah," tutur Yusi kepada wartawan di sela-sela acara 'Pendidikan dan Pelatihan Anak Marjinal' di Kampus Unpad Jalan Dipatiukur Kota Bandung, Jumat (18/11/2011).

Dia mengatakan, pemerintah seharusnya lebih peka terhadap anak-anak yang kehilangan haknya tersebut. Pasalnya telah diatur dalam Undang-undang Dasar 1945, anak terlantar harus mendapatkan perlindungan dari pemerintah.

Anak-anak terlantar, tambahnya bukan hanya anak jalanan tetapi anak-anak yang kehilangan berbagai haknya mulai dari kasih sayang, sosial, maupun ekonomi.

"Anak terlantar mulai dari anak dari orangtua tidak mampu dan pengungsi, anak-anak cacat, jalanan, anak dilacurkan, anak yang harus bekerja, pekerja anak, anak-anak yang harus terlibat konflik," ucapnya.[jul]

Add comment


Security code
Refresh

LPA Jabar

logolpajabarLPA Jabar adalah organisasi independen, nirlaba, bergerak dalam bidang sosial dengan spesifikasi Perlindungan Hak Anak.

Kepengurusan LPA Jabar

Ketua, Sekretaris, Bendahara

Ketua Umum :
Dr. dr. Kusnandi Rusmil, Sp.A(K), MM
Wakil Ketua :
Ny. S. Roediono, SH.
Sekretaris :
Dra. Yusi Riksa Yustiana, M.Pd
Wakil Sekretaris :
dr. Eddy Fadlyana, Sp.A(K)., M.Kes
Bendahara I :
dr. Retna D. Hardjoko
Bendahara II :
drg. Winda

Bidang Perencanaan Program

Bidang Perencanaan Program
Ketua 
Dra. Mien Yulietty Moeis, M.Ed

Anggota :
1. Drs. Suryana
2. Dra. Dedeh Suminar, M.Pd.
3. Drs. Agus

Bidang Advokasi

Bidang Advokasi
Ketua 
Agustinus Pohan, SH.,M.S

Anggota :
1. Sri Judaningsih
2. AKP. Sarce
3. AKP. Edison Harefa    
4. Distia Aviandari, SH
5. Hj. Sri Hartini Sucipto, S.Sos
6. Dra. Giana Tejawati Satari

Bidang Informasi

Bidang Informasi
Ketua 
Darmawan Harjakusumah (Acil Bimbo)

Anggota : 
1. dr. Iping Suripto W., Sp.A
2. Drs. Kartono
3. Yeni E.P
4. Yunus, SH
5. Drs. MIF. Baihaqi, M.Si.

Bidang Pemberdayaan Dana

Bidang Pemberdayaan Dana
Ketua :
Ir. Firmansyah

Anggota :
Dra. Tuti Achmad

Bidang Litbang

Bidang Penelitian dan Pengembangan
Ketua :
Ir. Hesti Dharma Wahyuni, M.Sc.

Anggota 
1. Prof. Furqon, Ph.D
2. DR. Ikka Kartika, M.Pd
3. Dr. H. Syafari Soma, Sp.KJ
4. dr. Meita Damayanti, Sp. A(K)

Dewan Pakar

DEWAN PAKAR
Ketua :
Prof. H. Sambas Wiradisuria, dr.

Anggota :
1. Prof. Dr. Ny. Hj. Kusdwiratri Setiono, Dra.
2. Prof. Dr. Ny. Hj. Samsunuwiyati Mar’at, Dra.
3. Drs. Hamas Ichsan
4. Prof. Veronica Komalawati, SH.,MH.
5. Prof. DR. Ieva Baniasih Akbar, dr.AIF
6.. DR. H.  Dedem Ruchlia, Drs., M.Si.
7. Drs. Hadi Utomo

Buku Karya LPA Jabar

klik untuk resensinya

Kunjungan di situs LPA Jabar

033611
Hari ini
Kemarin
Minggu ini
Minggu lalu
Bulan ini
Bulan lalu
Total
44
61
44
33243
819
1179
33611

IP Anda 54.243.14.193
saat ini tanggal: 21-04-2014 ----- Pukul: 17:38:56